Buku: GENERASI TERAKHIR

No Image Available

Buku: GENERASI TERAKHIR

 Penulis: Fachruddin M Mangunjaya  Publisher: LP3ES  Download
 Deskripsi:

Penulis: Fachruddin M. Mangunjaya
Judul: Generasi Terakhir: Aktivisme Dunia Muslim Mencegah Perubahan Iklim dan Kepunahan Lingungan Hidup.
Penerbit:  LP3ES Jakarta
ISBN: 978-602-7984-2021
Halaman: xviii +238

Buku yang diterbitkan oleh LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) ini membahas mengenai isu lingkungan dengan pandangan agama Islam.

Isu permasalahan lingkungan sudah semakin serius dan perlu perhatian karena kualitas lingkungan akan memengaruhi kualitas hidup manusia secara langsung. Setidaknya sudah tercatat 372 bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia sejak awal tahun 2021.

Islam sebagai agama dapat memberikan kontribusi yang besar apabila umatnya memperhatikan teks dan konteks mengenai lingkungan. Selainitu, didalam buku ini juga bercerita mengenai pergerakannya seperti Islamic Declaration on Global Climate Change yang mana hal ini sangat penting ketika media kurang meliput hal-hal seperti ini.

Komentar tentang buku

 …saya menyambut baik penerbitan buku “Generasi Terakhir: Aktivisme Dunia Muslim Mencegah Perubahan Iklim dan Kepunahan Lingkungan Hidup” karya saudara Fachruddin M. Mangunjaya ini. Buku yang patut dibaca dan direnungkan oleh khalayak pembaca karena mencoba merekonstruksi sumber pengetahuan dan etika moral pengelola Lingkungan Hidup dan mengatasi Perubahan Iklim yang digali dan barsumber dari Kitab Suci Al-Qur’an khususnya ayat-ayat kauniyah (alam semesta).

Penyelesaian atas masalah Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim tidak hanya didekati melalui ilmiah, teknologi,  dan ketrampilan namun juga melalui pendekatan moral dan etika khususnya yang bersumber dari kitab suci. Karena ini buku ini menjadi sangat relevan untuk menjadi bagian solusi atas kompleksitas penanganan masalah perubahan iklim dan Lingkungan Hidup di Indonesia.

Dr Alue Dohong, Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, RI

“Kerusakan lingkungan hidup adalah krisis moral akibat manusia memperlakukan alam lebih sebagai objek dari pada subyek. Maka yang terjadi adalah eksploitasi bukan konservasi apalagi respektasi. Solusinya adalah moralitas baru bahwa alam berjiwa dan berdimensi suci maka manusia, sebagai sesama makhluk, harus memuliakannya. Dalam konteks ini, buku seorang pegiat lingkungan hidup Muslim ini penting dibaca.

Prof. M. Din Syamsuddin, Ketua Komite Pengarah Siaga Bumi/Prakarsa Lintas Agama untuk Hutan Tropis (IRI)

“Memerangi krisis iklim pemicu rangkaian bencana,  memerlukan upaya global besar-besaran yang dimulai dengan memahami kepercayaan, dan sikap warga global. Buku ini merupakan sumber inspirasi bagaimana Dunia Muslim menghadapinya.”

— Amanda Katili Niode PhD, Manager Climate Reality Indonesia

Laqad Khuliqa hadza al Kaun ‘ala Mabda al Tawazun wa al Tabadul“. Alam semesta ini diciptakan diatas prinsip keseimbangan dan kesalingan. Tak ada sesuatu dan tindakan besar atau kecil di dunia ini yang tak berbalas. Apa yang kita lakukan akan memantul kepada kita. Ketakseimbangan secara niscaya menciptakan keguncangan dan petaka.

Hari ini lingkungan hidup manusia tengah berada dalam situasi krisis akut, dan ini  menciptakan ketidakbahagiaan semua makhluk Tuhan. Tak ada cara untuk menghentikannya, kecuali manusia, sebagai khalifah Tuhan harus bersikap dan bertindak ramah dan saling menjaga lingkungannya.

Buku ini memberikan pengetahuan yang luas dan mendalam, tentang situasi lingkungan hidup kita dan bagaimana manusia, khususnya umat Islam menyikapinya. Betapa pentingnya buku ini.

KH. Dr (hc). Husein Muhammad, Pengasuh Pondok Pesantren  Daaruttauhid, Arjawinangun, Cirebon

Kontak pemesanan, Sdr. M Zulham (+62 812-1321-4004) WA, harga diluar Ongkos Kirim

 Back