Berita

Workshop Finalisasi Tracking Ekopesantren

Jakarta (PPI-UNAS) . Tim Ekopesantren melakukan finalisasi web tracking ekopesantren kemarin Rabu (28/9). Kegiatan tersebut menghadirkan full team 10 orang dipimpin langsung oleh Ketua PPI UNAS Dr Fachruddin Mangunjaya dihadiri juga tim IT Ekopesantren Dr Ucuk Darussalam dengan tim. Ini adalah versi satu. Memuat sepuluh program dengan masing masing program terdiri dari lima pertanyaan. Score tertinggi 100 dan paling dasar adalah 10, yaitu niat  ujar Edy Hendras, Program Manager Ekopesantren PPI UNAS. Dia berharap tracking ini akan membawa semangat bagi

Pengumuman – Pondok Pesantren Terpilih untuk Partisipasi dalam Program Ekopesantren

PENGUMUMAN No: 156/C/PPI-UNAS/IX/2022 Dengan Rahmat Allah SWT sesuai hasil rapat Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional per tanggal 2 September 2022, maka dengan ini kami mengumumkan daftar Pondok Pesantren yang terpilih untuk partisipasi dalam program Ekopesantren. Adapun pesantren-pesantren yang dimaksud adalah: No.Pondok PesantrenKabupaten / KotaWilayah I (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat)1.     Kun Karima La Tanza 3Kab. Pandeglang2.     Nur el FalahSerang3.     Al MubarokSerang4.     Ar RahmanKab Pandeglang5.     Nurul At FalKab Pandeglang6.     Riyadul BarokahKab Pandeglang7.     Al BusthaniyahCilegon8.     Darul AfkarKab Pandeglang9.     Daar el FalaahKab Pandeglang10.  MadinatunnajahKuningan11.  Darul Arqam

Tim Ekopesantren Sowan LP2 PPM Muhammadiyah

Jakarta, (PPI-UNAS) – Tim Program Ekopesantren, melakukan audiensi dan sowan kepada Dr Maskuri, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) pada tanggal 25 Agustus, 2022. Beliau berkenan menerima tim kerja ekopesantren melalui pertemuan secara virtual dan mengundang beberapa peserta terkait yang mungkin tertarik dengan Program Ekopesantren. Dalam kesempatan tersebut Dr Fachruddin Mangunjaya, Ketua PPI Universitas Nasional memberikan ulasan dan presentasi tentan Program Ekopesantren. Pertemuan ini merupakan upaya PPI UNAS dan TIM Ekopesantren dalam memberikan penjelasan lebih detail tentang program ekopesantren setelah Peluncuran

How Boarding Schools Are Building a Greener Islam

Several hours outside of Jakarta, Indonesia, in the city of Bandung, a school called Daarut Tauhid serves as a model for what’s to come. It functions as an “ekopesantren,” incorporating environmental studies and sustainable practices into religious education for Muslim youth. This school has grown thanks to leadership and guidance from Dr. Fachruddin Mangunjaya, Indonesia’s foremost scholar-practitioner bridging Islam and conservation. This article is Part II of a two-part series on the Eco-Islam movement. Read Part I. Dr. Mangunjaya believes the pesantren’s religious

How Islamic Schools Are Teaching Children to Love the Environment

By Annelise Jolley Indonesia is one of our planet’s “megadiverse” countries, comprising an astonishing array of flora, fauna, and undomesticated beauty. The archipelago nation is home to 12 percent of the world’s mammals, 16 percent of its reptiles, and ecosystems ranging from mangroves to coral reefs to tropical rainforests. Orangutans, tigers, and elephants roam the wild spaces. But the country’s two largest exports—coal and palm oil—take a heavy environmental toll. Widespread deforestation and carbon emissions cause flooding, drought, wildfires, and climbing

Integrasikan Ajaran Islam dan Lingkungan Hidup, Universitas Nasional dan Kemenag Luncurkan Program Ekopesantren di Wilayah Jawa dan Sumatera.

JAKARTA –Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (Unas), Jakarta meluncurkan Program Ekopesantren yang bertujuan untuk mengintegrasikan ajaran Islam dan ilmu pengetahuan (science) terkait alam dan lingkungan dalam sistem pendidikan dan kegiatan di pondok pesantren. Program ini mendapat dukungan dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama RI Acara peluncuran program Ekopesantren ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Program Ekopesantren oleh Direktir PD Pontren, Waryono Abdul Ghofur dan Ketua Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional Fachruddin Mangunjaya, di Auditorium Cyber Library, Universitas Nasional, Rabu

Tim Ekopesantren Sowan ke Para Kiyai dan Pesantren

JOGJAKARTA, PPI UNAS ( 31/5) Sebagai tindak lanjut implementasi Program Ekopesantren, tim Pusat Pengajian Islam (PPI) UNAS, melakukan kunjungan, mengunjungi beberapa tokoh pesantren guna memberikan penjelasan akan adanya Program Ekopesantren yang akan diusung selama 3 tahun ini oleh tim ekopesantren Universitas Nasional. “Kegiatan ini adalaah  silaturahim, menemui para tokoh pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jogjakarta. Untuk menjelaskan seperti apa program ekopesantren yang digagas,” ujar Dr Fachruddin Mangunjaya, yang memimpin kunjungan ke arah Jawa Tengah, DIY dan

PPI UNAS silaturahmi ke Pesantren Eco Daruut Tauhiid Bandung dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Bandung, (16/6) Bagaimanakah model Ekopesantren yang di desain dari sejak awal? Itulah  “Eco Pesantren Darut Tauhid”, Bandung, yang telah dibuat desain, antara lain kelengkapan bangunan yang ramah lingkungan, termasuk masjid dan kampus dan sistem pembelajaran konprehensip tentang  lingkungan hidup. Rombongan PPI Unas bersilaturahim ke pesantren, diterima oleh Ustadz Husein Gani dan Ust Hamid Arif.  Adapun rombongan PPI, terdiri dari Mr Rashid Dar, dari John Templeton Foundation, Dr Dicky Sofjan, dari ICRS-UGM Jogjakarta, Dra Gugah Praharawati,  Taufik Mulyana dan Dr Fachruddin Mangunjaya.

Can a ‘green Islam’ save Indonesia from climate collapse?

Calls for an environmentally conscious form of Islam are growing in Indonesia, as climate change poses enormous ecological challenges for the country. Experts say it could change society’s approach to climate efforts. Following the publication of an alarming report by the Intergovernmental Panel on Climate Change, Indonesia is once again at the center of the global climate debate. As the world’s largest exporter of coal and palm oil, the country has a major impact on the global climate crisis. Yet the

Dirjen Pendidikan Islam: Ekopesantren Wujudkan integrasi Sains dan Islam

Jakarta (PPI-UNAS) –Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama  Prof. Muhammad Ali Ramdhani, menerima tim kerja Program Ekopesantren (Rabu, 24/5).  Didampingi Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Dr. Waryono Abdul Gafur,MA. “Sudah lama saya mencita-citakan integrasi agama dan ilmu ilmiah (sains), dan ini saya sangat bersyukur, pesantren dapat memulai dari lingkungan hidup dan menjawab perubahan iklim,” ujar Dirjan Muhammad Ali, menambahkan. Lihat: Islamic Declaration on Global Climat Change Beliau mengakui, kapasitas yang harus diperkuat di dunia pesantren adalah integrasi sains dan